Gambar TV Jadul/KunoMasih teringat di bulan September tahun 2012 lalu, saat saya dipanggil untuk mulai bekerja di tempat kerja saya yang sekarang ini, dan tinggal di asrama bersama yang lainnya. Saat itu yang pertama kali saya rasakan ‘hilang’ dari kehidupan saya adalah “TV”. Ya, di sini nggak ada TV, kecuali yang terpasang di dinding-dinding pada beberapa tempat, itupun hanya channel-channel islami saja yang tersedia untuk ditonton.

Gimana nggak ngerasa kehilangan, dulu hampir setiap hari sebelum tidur pasti nonton itu TV. Bahkan sering kali justru TV-nya yang menonton saya tertidur *plakk*. Sebelum saya di sini sempat saya berfikir “Gimana perasaan orang-orang di desa yang nggak punya TV, ya? Pasti sepi dan hampa kalau dirumah.” Dan akhirnya saya mengalami sendiri apa yang dulu sempat saya fikirkan.

Selengkapnya…