Hampir Saja (Bagian 1)

Kindle-Paperwhite-2014Selamat Tahun Baruu…
(Yee… Selame ini kemane aje, tong?)

Di awal tahun ini saya naksir sama sesuatu. Bukan, bukan Chelsea Islan yang saya maksud. Sesuatu tersebut adalah Kindle.

Yepp… Kindle, gadget e-reader yang satu ini begitu menggoda perhatian saya hingga saat ini. Selain karena body-nya yang tipis dan ringan, layarnya juga nyaman ketika dipakai untuk membaca meskipun hanya grayscale, serta daya tahan baterainya pun dapat bertahan hingga satu bulan lebih. Saya tahu karena saya menelusuri video iklan dan review tentang produk keluaran amazon yang satu ini. Bahkan sempat juga sehari semalam pinjam Kindle Paperwhite milik salah seorang teman, hanya untuk merasakan sendiri tentang kebenaran review tersebut. *ngidam banget kayaknya*

Salah satu iklan kindle

Pencarian

Kemudian saya cari-cari Kindle di beberapa toko online Indonesia, ternyata hasilnya gila, bahkan harga second-nya lebih mahal dari laptop HP 431 (second) yang sekarang saya pakai ini.

Memang, beberapa ada yang murah tapi bukan versi Paperwhite. Dan sempat ada satu iklan Kindle Touch 1st Generation yang mencuri perhatian saya, tapi pas saya minta dikirim foro langsung dari orangnya ternyata sudah bulukan (berjamur, -pent.), beuh… Parahnya lagi, konon kata si-empunya Kindle tersebut jamur tadi sepertinya tidak bisa dihilangkan. Mungkin itu diproduksinya sejak jaman batu kali ya?

Singkat kata, saya kembali tertarik dengan salah satu penjual dari Bali. Tapi kali ini dia pasang iklan Paperwhite dengan harga 600 ribu. Setelah nego dan nego, disepakatilah harga 430 ribu sudah termasuk ongkir. Karena saya nggak mau resiko, maka saya pakai tuh jasa rekber. Kemudian besoknya barang dikirim, dan dia juga sempat beberapa kali telfon saya menanyakan alamat tujuan, dsb.

Kecurigaan

Di sini saya mulai curiga, karena barang sudah dikirim (kata dia), dan mungkin baru sampai sekitar 3-4 hari, dia meminta agar uangnya segera dicairkan saja karena ada keperluan bayar kost. Namun saya bersikeras untuk tidak mencairkannya sebelum barang sudah ada di tangan. Lalu saya juga meminta nomer resinya. Alih-alih memberikan nomor resi, setelah permintaannya yang terakhir itu tadi, dia justru diam tanpa kata hingga sekarang. Bahkan dia pun tidak membalas setiap pesan yang dikirimkan oleh pihak rekber.

Dan tadi siang, iseng-iseng saya coba search kedua nomor ponsel miliknya. Hasilnya, terbukti dia banyak memasang iklan barang-barang di situs iklan jual-beli serupa dengan harga yang menggiurkan. “Ah, ini sudah pasti penipuan.” pikir saya dalam hati. Akhirnya saya mengadukan hal ini ke pihak rekber, lalu rekber pun mengerti dan menyetujui, serta akan segera mengembalikan sejumlah uang yang saya kirim kemarin.

Fyuh…, Alhamdulillah nggak jadi kena tipu, cuman rugi beberapa ribu doang untuk bayar jasa rekber. Tapi yang bikin sedih, nggak jadi punya Kindle.

Catatan:
Kalau kalian / temen kalian ada yang mau jual Kindle kasih tahu lewat kotak komentar di bawah ini, ya… Atau BBM ke 7EB47092.

39 Komentar

  1. selamat tahun baru mas afina, kemana aja lama nggak muncul nih hehehe

  2. Kindle keluaran Amazon ya, Bang?

  3. untung gak jadi kena tipu ya, maklum resiko tinggi kalau jual beli online. sama-sama gak bertatap muka dan timbul rasa sih *eh

  4. Belum pernah pakai saya, tapi mahal juga ya second-nya?
    Yang penting tahun baru, tak jadi ketipu.

  5. Wah gue juga jadi pengen nyari produk Amazon ini. Tapi kayaknya mahal dan langka deh nih Kindle.

  6. kayaknya ngebet banget mas, pengen punya…hehehe

  7. Pas banget dengan judulnya.
    Untung gak ketipu, mesti ekstra hati-hati lagi kali ini.

  8. Yassalam…. trus kindle yang kemaren belinya dari mana?

  9. sekarang udah punya belum? Saya malah baru tau tentang Kindle

  10. Hi saya juga udah lama bgt cari kindle tp di Indo susah ya. Setup account amazonnya jg ribet utk non-US citizen. Akhirnya beli dimana, mas? Saya lihat di kindleindonesia.com. Ini beneran gak ya?

  11. Apa kabar Fin? Lama gak ketemu. Untungnya gw baca bagian duanya juga ya. Tadinya gw baca ini dulu dan sempet kuatir. Eh komen gagal keknya ya..

  12. ah, aku baru tahu kalau Kindle ada yg berupa gadget. aku kira cuman aplikasi saja yang diterbitkan oleh Amazon.
    aku pernah mencoba aplikasinya dan…. disitulah saya merasa bingung. XD

    kalo melihat dari spesifikasinya sekilas trus batre bisa bertahan sampe satu bulan itu… wow
    cukup menarik apalagi untuk kalangan maniak buku semacam kita yg tidur pun juga butuh pelukan buku. haha
    anyway terimakasih sharingnya.
    dan… syukurlah masnya ngga sampe kena tipu ^^V

    best regards ila

  13. Saya punya Kindle Fire HD 7″ dan jarang saya Pakai. Kalau tertarik bisa hubungi saya. Hehe..

    Saya kasih bonus cover asli dr kindle amazon.

    Dulu pernah pasang iklan d bbrp media elektronik, bukannya laku malah hampir ketipu. Kasusnya mirip sama yg ditulis di atas. Tapi bedanya saya yang menjual.. untung saya ga ke ATM, karena sepertinya modus gendam/hipnotis lewat telefon. Harus hati hati sama modus2 seperti itu.

    Salam
    -Febri-

    • Untuk saat ini saya masih puas dengan kindle Paperwhite yang sudah saya punya. Bahkan ada temen juga yang nyari Kindle Paperwhite. Minta kabarin kalau ada ya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Santai saja, alamat email Anda tidak akan saya publikasikan.

*

© 2017 Miftah Afina

Theme by Anders NorénUp ↑