Bencana Alam Kemarin

Jadi ceritanya server webhosting yang saya pakai kemarin bermasalah, selama satu hari penuh tidak bisa diakses sama sekali, sampai tadi pagi juga belum bisa diakses secara sempurna. Kata bagian teknis “Ada masalah pada harddisk”, yah… mungkin piringan harddisk servernya kecipratan abu vulkanik gunung kelud, kemarin.

Dan alhamdulillah siang ini server kembali normal, meskipun menggunakan data backup tanggal 13 Februari lalu (weekly backup). Jadi, maaf kalau beberapa komentar yang ada di Tanyapedia dan miftahafina.com hilang tak berbekas.

Oh iya, ngomong-ngomong tentang hujan abu, kemarin di tempat saya juga terkena hujan abu gosok vulkanik. Waktu baru bangun dan melihat lapangan keliatan putih semua, serasa berada di Eropa. haha

Ngeliat temen banyak foto narsis, akhirnya muncul ide iseng saya. Saya lantas mengambil handycam yang tersimpan di lemari kantor untuk meng-shoot beberapa tempat bersama teman. Awalnya mau iseng buat dokumentasi doang, sih. Tapi setelah melihat ‘orang yang bisa saya manfaatkan’, akhirnya saya memutuskan untuk mewawancarai salah seorang ustadz di tempat saya bekerja, dan saya publikasikan di website resmi tempat saya bekerja pula, hehe. Hasil videonya bisa dilihat di atas tulisan ini.

8 Komentar

  1. Tebal ya Bang, abu vulkaniknya.. Jadi inget abu vulkanik sinabung yang nyampe Medan, padahal jaraknya lumayan jauh.. Itupun bisa bikin mata perih dan tenggorokan gatel..

    Semoga musibah ini cepat selesai. Dan para korban bisa menerima bantuan dalam bentuk apapun tanpa ada pihak yang sengaja memanfaatkan musibah ini. Amiiin..

    • Iya, sampe sekarang meskipun diguyur hujan deras beberapa kali, tapi abyynya masih ada. Kerasa kasar di telapak kaki ketika mengering.

      Amin, semoga semuanya juga bisa lebih sabar…

  2. jd sekarang harus pakai masker ya kl mau pergi ke mana mana ?

  3. tinggal di daerah jawa? konon abu terbang itu pun sampai ke rumah kakak saya di sidoarjo. kalo ke sini, ke bogor, sepertinya tidak. semoga kelud lekas siuman.

  4. Wah semarang kena juga ya, lumayan tebal
    Jogjajuga lumayan parah tuh. Semoga bencana ini segera berakhir

Tinggalkan Balasan

Santai saja, alamat email Anda tidak akan saya publikasikan.

*

© 2017 Miftah Afina

Theme by Anders NorénUp ↑