Meraih Piagam Penghargaan di Akhir Tahun

“Saya pesimis besok bisa libur”, kalimat itu yang sempat saya lontarkan tempo hari di akhir hari masuk kantor. Ya, akhir bagi mereka. Disaat yang lain senang dan bahkan menanti-nanti, saya masih terus bekerja bahkan mungkin denga kecepatan yang lebih dari biasanya. Apa sebab? Besok adalah hari dimana kami ‘dipaksa’ untuk libur, dan revisi beberapa program baru saja diajukan oleh atasan saya.

Piagam Penghargaan

Waktu terus berlalu, jam makan siang yang dinanti-nanti pun tiba pada saatnya. Selepas makan siang, melangkah lah kaki saya ke auditorium, tempat dimana rapat pleno akan berlangsung. Ternyata di rapat tersebut dijelaskan secara singkat mengenai beberapa hal yang sempat terjadi di hari-hari terakhir menjelang liburan.

Dan eh, yang bikin sedikit mata ‘melek’ adalah tatkala pembacaan beberapa nama-nama peraih penghargaan dari beberapa kategori. Seperti yang sempat terekam oleh ponsel saya ketika itu

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/127502396″ params=”color=ff6600&auto_play=false&show_artwork=true” width=”100%” height=”130″ iframe=”true” /]

Dan waw, nama saya disebutkan sebagai pemenang di kategori Pegawai Supel (padahal sebelumnya saya belum tahu arti supel itu apa). Saya pun maju dan berjejer, sejajar dengan beberapa peraih penghargaan dari kategori lain untuk menerima hadiah berupa iPhone 5s piagam penghargaan dan amplop yang kemungkinan besar berisi uang tunai beserta alat sholat. Tepuk tangan serempak (meskipun hanya sesaat) terlihat dari hampir seluruh peserta rapat.

Setelah acara

Acara yang berlangung kurang lebih satu setengah jam itu akhirnya selesai juga. Disusul oleh beberapa pertanyaan dari salah seorang teman “Tadi koq kayaknya nggak kaget saat dibacakan namanya?”. Deg, saya harus bilang apa…? Yaa… akhirnya saya hanya bisa tersenyum dan melanjutkan ke pembicaraan-pembicaraan kurang penting lainnya.

Ok, saya jelaskan disini peristiwa yang sebenarnya, dan mungkin penjelasan terkait dengan pertanyaan oleh teman saya yang disebutkan di atas.

Jadi, 5 menit sebelum rapat dimulai saya diminta untuk mencetak file oleh pemimpin rapat. Hemm, dengan menggunakan media UFD (Flashdisk, -red). Sesampainya di meja kantor saya langsung mencetak file tersebut. Eh, sebentar… sekilas saya baca ternyata isinya beberapa nama peraih penghargaan. Dan OMG, nama saya termasuk di dalamnya!!! Waaa..

Kaget dan senang saya rasakan ketika tak ada seorangpun di kantor. Sambil menahan senyum dan menyembunyikan rasa senang, hasil cetak file tersebut itu pun saya berikan ke pemimpin rapat.

4 Komentar

  1. Slamet Budiarto

    4 Januari 2014 at 23:24

    smoga gajinya juga naik

  2. oalahh….pantesan ngga kaget dan bingung mau bilang apa pas ditanyain
    selamat!!

Tinggalkan Balasan

Santai saja, alamat email Anda tidak akan saya publikasikan.

*

© 2017 Miftah Afina

Theme by Anders NorénUp ↑