Malam jumat ini susah tidur, seperi yang kalian lihat di jam postingan ini dipublikasikan, saat itu pula mata, pikiran dan hati ini belum bisa diajak untuk beristirahat.

Memang ada sedikit masalah, tapi mungkin nggak akan saya ceritakan disini. Akan tetapi yang ingin saya ceritakan disini adalah salah satu momen yang membuat saya takut di tempat tinggal saya yang sekarang ini.

Yang pertama ingin saya ceritakan, adalah ketika setelah selesai liburan idul fitri, dimana saya kembali ke asraa lebih awal dari teman-teman yang lain. Masih teringat betapa sepinya seluruh gedung asrama yang berjumlah 3 gedung dan masing-masing memiliki 2 – 4 lantai.

Ditambah penerangan yang minim karena hampir seluruh penghuni kamar belum datang, dan lantai yang kotor,  karena mungkin petugas kebersihan ikut libur juga. Jika di foto saat itu, mungkin tempatnya cocok untuk shooting film horror.

Yang paling parah lagi adalah, selama 3 hari saya harus keluar-masuk kamar melalui jendela, karena kunci pintu dipegang oleh penghuni kamar yang belum tiba di asrama.

Sunyi-senyap, gelap, dingin ditempat yang luas ini sukses membuat saya merinding selama kurang lebih 3 hari.